-->

PERANAN JAMUR

Peranan jamur pada kehidupan sehari-hari dapat bersifat buruk dan bersifat baik,buruk karena dapat merusak semua barang-barang yang ada disekitar kita (misalnya pakian,perabotan,buku,makanan dan lain-lain)baik karena dapat digunakan pada pengembangan indistri makanan,minuman dan obat-obatan terutama antibiotik, beberapa jamur dapat menghasilkan toksin (racun) misalnya aflatoksin jamur dapat bersifat karsinogenik artinya dapat merangsang terjadinya kanker.
Jamur yang menguntungkan meliputi berbagai jenis antara lain sebagai berikut:
  1. Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan berprotein tinggi
  2. Rhisophus dan Mucor berguna dalam industri bahan makanan yaitu dalam pembuatan tempe dan oncom
  3. Khamir saccharomyces berguna sebagai fermentor dalam industri keju,roti dan bir
  4. Penicillium notatum berguna sebagai penghasil antibiotik
  5. Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekompoder
    Oncom


Disamping peranan yang menguntungkan,beberapa jamur juga mempunyai peranan yang merugikan,antara lain sebagai berikut :
  1. Phytium sebagai hama bibit tanaman yang menyebabkan penyakit rebah semai
  2. Phythophtora infestan menyebabkan penyakit pada daun tanaman kentang
  3. Saprolegnia sebagai parasit pada tubuh organisme air
  4. Albuga merupakan parasit pada tanaman pertanian
  5. Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada paru-paru manusia
  6. Candida sp menyebabkan keputihan dan sariawan pada manusia

Jamur penyebab infeksi
Jamur adalah tumbuhan berinti spora,tidak berklorofil. Berupa sel atau benang-benang bercabang melalui dinding dari selulosa atau dari kitin atau dari keduanya jamur biasanya berkembang biak secara seksual dan Aseksual. Berhubung jamur tidak berklorofil maka hidupnya terpaksa mengambil/mengisap berbagai zat yang sudah jadi,yang dibuat oleh organisme lain sedangkan disebut parasit ialah jamur yang dalam hidupnya mengisap/menyerap organisme lain yang masih hidup tidak hanya tanaman yang terkena jamur juga hewan atau manusia

Seperti diketahui,mikroorganisme penyebab penyakit dibagi dalam empat kelompok besar;virus,bakteri, fungi(cendawan atau jamur)dan parasit.Dari keempat kelompok mikroorganisme tersebut penyakit ini,virus dan bakteri merupakan penyebab infeksi nosokomial yang paling potensial dan paling berbahaya,sedangkan dari kelompok fungsi golongan kandida khususnya kandida albicans dan golongan menerima terapi antibiotic jangka panjang untuk mengatasi infeksi. Bakteri atau penderita gangguan imunitas.
Fungi atau jamur penyebab infeksi pada manusia juga berukuran sangat renik dan hanya bisa terlihat dengan mikroskop,dari sejumlah spesies fungi yang diketahui saat ini hanya kurang dari 50 spesies yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia dan tidak sampai 15 spesies yang dapat menyebabkan penyakit yang mematikan pada manusia.infeksi karena fungi dapat timbul pada permukaan kulit,pada selaput lendir.maupun organ tubuh seperti paru-paru.Umumnya cara pencegahan dan penggobatan infeksi fungi sudah diketahui dan tersedia.Menurut WHO ada tiga penyebab infeksi nosokomial yaitu:
1. Coventional Pathogen
menyebabkan sakit pada orang sehat,karena tidak ada kekebalan spesifik terhadap kuman tersebut
2. Conditional Pathogen
Menyebabkan penyakit kalau ada factor predispoisi spesifik pada orang yang daya tahan tubuhnya menurun terhadap infeksi atau kuman langsung masuk ke dalam jaringan tubuh bagian tubuh yang biasanya steril.
3. Opporunistist Pathogen
Menyebabkan sakit menyeluruh pada penderita yang daya tahan tubuhnya menurun
Baca juga artikel lainnya mengenai jamur

  • peranan jamur
  • sifat umum dan ciri-ciri jamur
  • struktur dan morfologi jamur
  • definisi dan klasifikasi jamur

    Duniabakteri.com
  • LihatTutupKomentar